Kamis, 17 April 2014

merugi

aku merasa menjadi manusia yang amat merugi apabila;
saat masih mempunyai sepiring nasi, namun berpikir mengapa lauk orang lain lebih enak dari lauk di piringku?
masih memakai baju, namun berpikir mengapa brand baju orang lain lebih wah dari yang ku beli?
masih memiliki anggota tubuh lengkap, namun berpikir mengapa rambut, tubuh, warna kulit orang lain lebih rupawan dipandang dari diriku?

dan aku merugi,
jika ku terus fokus mengejar apa yang ingin aku raih, hingga aku kadang terlupa mensyukuri apa yang telah Allah beri.

dan aku merugi,
jika aku penuhi hati dengan amunisi menggenggam semua ambisi, hingga tersadar yang aku ingini hanya hal semu tanpa arti

dan aku merugi,
jika aku dengki, aku iri, aku tak mensyukuri..

aku terlalu larut berangan, memandang hanya dengan kacamata dunia.
aku terlalaikan dari mengingatNya.. dari kerinduan akan pertemuan denganNya..



aku ingin melangkah..mendekat denganNya secara kaffah..

semoga Allah meridhoi aku menyertakanNya dalam setiap desah nafas..
hingga aku terlupa cara menduakanNya dengan dunia..

"Rabb berikanlah rasa rindu dalam hati ini, rindu akan perjumpaan denganMu.."


Wallahu a'lam bish-shawabi.
*sincerely, its note to Myself*
-dii