ketakutan itu kembali muncul,
ia hilang dalam keramaian,
dan datang kembali dalam keheningan..
Rasa takut itu menghampiri saat sepi, seiring sunyi yang perlahan merasuk sanubari..
ketakutan ini kemudian menjadi teman,
seolah teman yang tak lelah mengingatkan...bahwa;
ada Dzat yang harus diprioritaskan..
Ketakutan membuat aku mencari,
Kemana aku seharusnya berlindung diri?
Dimana aku seharusnya bersandar hati?
Terjawab dalan sejuta makna
makna yang terkandung dalam asa..
kelak, tatkala ketakutan ini tersudahi,
aku tau dimana aku berdiri..
Ya, di depanMu..
Menghisab segala perbuatan selama ini..
'Aku berlindung hanya kepadaMu, Yaa Rabbi'
ia hilang dalam keramaian,
dan datang kembali dalam keheningan..
Rasa takut itu menghampiri saat sepi, seiring sunyi yang perlahan merasuk sanubari..
ketakutan ini kemudian menjadi teman,
seolah teman yang tak lelah mengingatkan...bahwa;
ada Dzat yang harus diprioritaskan..
Ketakutan membuat aku mencari,
Kemana aku seharusnya berlindung diri?
Dimana aku seharusnya bersandar hati?
Terjawab dalan sejuta makna
makna yang terkandung dalam asa..
kelak, tatkala ketakutan ini tersudahi,
aku tau dimana aku berdiri..
Ya, di depanMu..
Menghisab segala perbuatan selama ini..
'Aku berlindung hanya kepadaMu, Yaa Rabbi'