Sabtu, 26 Februari 2011

Engkau kompasku..

sesak,
Tuhan, aku sesak..
entah apa yg telah aku lakukan,aku rasa hilang asa, dan membunuh arah..
Tuhan,
Engkau kompasku..
berikan aku asa dan tunjukkan lah aku arah, ya Tuhan..

-Dii-

Jumat, 25 Februari 2011

26 Februari itu, dia..

Entah mengapa, aku bahagia ketika kalender menunjukkan angka 26 Februari..
Sejenak ingatanku melayang, menembus ruang waktu, dan memutar kembali kenangan masa kecilku..

Masa dimana aku bisa melihat wajah teduhnya, setiap aku terbangun dari tidur yang lelap.
Masa dimana aku kerap merepotkannya tiap malam, karna ia harus bangun dan melawan rasa ngantuk demi mengambilkanku segelas air minum.. Ya, itu lah kebiasaanku dari kecil, haus mendadak di tengah malam.
Masa dimana ia tidak pernah terlihat lelah mendengar cerita-ceritaku setiap pulang dari sekolah.
Masa dimana ia terheran-heran, mengapa bisa mempunyai anak yang (kadang) lebih akrab dengan kucing dari saudaranya sendiri.
Masa dimana aku bisa memeluknya pagi, siang, sore, malam, dan kapanpun aku mau.
Masa dimana tanpa ku sadari, aku sering berkata padanya, "Mah, kalau suatu hari nanti mama harus 'pergi', dian gak mau ditinggal sendiri, dian mau ikut mama aja, ya".

Sungguh, merindukannya adalah hal yang tidak pernah gagal aku lakukan..

"Rabb, aku amat sayang padanya. Tapi Aku tau,  Engkau lebih menyayanginya. Berikanlah ia tempat terindah disana.. Aamiin"

HappyBorndayMom
-Dii-

Rabu, 23 Februari 2011

tak perlu bersuara..


Tak perlu bersuara..
Dan aku hanya berbisik dalam hati, bercerita sepuasnya, menuangkan semua impianku,
Tak perlu bersuara..
Karna aku tau betapa dekatnya Engkau dengan jiwaku, dan tak sedetik pun ada yang luput dari pendengaran-Mu,
Aku niatkan hati ini karna-Mu untuk berusaha membanggakannya, meskipun ku tak'kan pernah bisa melihat rona bahagianya,
Aku perjuangkan apapun yang bisa membuatnya tersenyum melihatku dari balik taman disana, karna keyakinanku berkata, senyumannya adalah taman untukku kelak..
Aku satukan niat, harapan,dan perjuangan..


Dan aku akan terus berbisik, "Tuhan, sampaikan padanya, aku disini karna-Mu untuknya"


missyoubelovedmom

-Dii- 

Minggu, 13 Februari 2011

aku sebut mereka, kucing..

uyay

ichyk


onyeng

my beloved cats :))
gak tau kenapa, dan tepatnya dari kapan, gue suka banget sama mahluk Allah yang 1 ini.. buat gue, mereka itu bukan sekedar hewan yang Allah ciptain untuk pemanis di kehidupan manusia. tapi, sepertinya kucing diciptain buat gue. lho? maksudnya, bagi gue, kucing diciptain khusus untuk nemenin gue.. mereka seperti teman, sodara, bahkan adik gue sendiri deh, mereka selalu ada kapanpun gue butuhin (yaiyalahh, secara tinggal bareng). konyol memang..
mungkin gak jarang yang bertanya ke gue, "lu kok suka banget sih sama kucing? kan bau, menjijikan?"
dan keseringan gue hanya menjawab, " ga tau ya, gue emang suka banget dari dari dulu!"

kejadian 13tahun yg lalu,
kejadiannya saat usia gue sekiitar 6-7 tahun'an.. gue, mamah, dan kakak2 tinggal dirumah opung (sebutan kakek untuk orang batak), karna nenek udah gak ada, akhirnya mamah gue (anak ke-3 opung) yang disuruh nemenin sekaligus jagain dan tinggal bareng di rumah opung.. saat itu, dirumah pelihara kucing sampai belasan (kira2 15-18ekor). mgkn bagi yang gak suka kucing, ,pasti geli+jijik deh ngebayanginnya. tapi buat gue,pecinta kucing, dirumah ada belasan kucing adalah hal yang menyenangkan :)
singkat cerita, sebenarnya gak semua keluarga gue suka sama kucing. seperti paman, bibi, tante,dan om2 tuh pada gak suka sama kucing. jadi, kalo di rumah opung mau ada acara ngumpul keluarga, pasti kucing2 langsung gue umpetin di dalam kamar.. biar gak ada yang rese' komen + ribut minta supaya kucing2 dibuang..
kejadian kaya gitu terjadi berulang-ulang kali sampai suatu saat, kayanya om + tante gue engeh deh, kalo setiap acara tuh kucing2 diumpetin.. 

sampai suatu hari,
saat pulang sekolah, seperti biasa, nyampe rumah gue langsung nyari kucing2 karna mau gue kasih makan..
tapi ada yang aneh, kucing gue gak lengkap, cuma ada 4. gue keliling2 rumah, ke halaman depan, samping,belakang, tetep aja gak ketemu, gak ada yang nongol, termasuk sii ungki, kucing kesayangan gue.
seharusnya abis ngasih makan kucing, gue makan lalu tidur siang, tapii ilangnya kucing2 gue itu bikin rasa laper dan ngantuk ilang. yang ada dipikiran gue saat itu adalah nunggu mamah pulang kerja, dan langsung nanya kemana kucing2 pergi (padahal, mamah berangkat kerja barengan gue berangkat sekolah, dan pulang sore yang notabene-nya gue udah nyampe rumah lebih dulu. secara logika, udah pasti dia gak tau).. tapi gue gak peduli,gue mau nanyaa.. mau nangiss, bingung, kenapa ungki dan kawan2 gak adaa..
saat mamah pulang dan mendengar cerita gue, mamah cuma bilang "sabar ya, mungkin ungki dan yang lain dibuang sama tante" . Oh God! kaya kesamber petir! kucing kesayangan gue dibuang, padahal udah hampir 2 tahun tiap hari gue main  dan tidur sama dia.. benciii! saat itu pperasaan gue berkecamuk.. gue benci banget sama tante gue!

2hari pasca dibuangnya kucing gue, gue jatuh sakit, lupa kata dokter sakit apa, yang pasti gue sampe 10hari gak masuk sekolah karna gak kuat berdiri.. dan hal itu bikin  tante yang ngebuang kucing gue pun merasa bersalah sampe ngasih gue hadiah boneka yang sekilas mirip sama sii ungki.. sayangnya, itu sama sekali gak ngurangin apalagi ngilangin rasa benci gue ke dia.. hmmm tapi Alahamdulillah, kebencian itu gak berlaku sampe sekarang, dan  sii tante udh gue maafin meskipun  gak akan gue lupain sih.. dan sebenernya setiap inget kejadian itu, rasa benci gue timbul lagi, seperti saat gue nulis blog ini, gregetaaan gue.. kok bisa2nya dia rese' ngebuang kucing gue, dan dia tuh gak ngerti gmn sayangnya gue sama sii ungki. tapii yaudahlaaahhh......



mungkin itu salah 1 cerita yang ngebuktiin kalo gue emang suka dan sayaaaaang bgt sama yang namanya kucing..
gak peduli apa kata orang ! meskipun byk yang bilang kucin bikin mandul.. menurut gue itu urusan Allah.. banyak kok yang gak melihara kucing, mandul, dan gak jarang yang melihara kucing, tetep subur..
yang penting pinter2 kita, melihara kucing, tapi jangan sampai ngancep kesehatan kita :))

udah yaaa, segitu ajaa ceritaanyaaa..

intinyaaa, akuu sayang kucingku, kucingmu, dan semua kucing :))


my everything is you, mom..

bisikan sudut hati, yang ingin menuangkan kerinduan kepada sang wanita hebat, lewat cerita singkat..

"12tahun bukan waktu yang cukup tuk kau mengenalkan siapa diriku,
tapi engkau mengenalku lebih dari waktu yang telah ditentukan itu. dan  bagiku engkau yang paling mengenalku. .
kebersamaan 12tahun terasa begitu singkat, mungkin kenangannya pun tak banyak,
namun aku yakin, meskipun singkat, seluruh usiaku di dunia ini pun tidak akan cukup tuk membuatku lupa 12tahun kebersamaan kita.
mungkin engkau tidak ada di sampingku, tapi selalu ada di hati dan doa-doa ku.
engkau selalu memotivasi dan membuatku selalu berusaha untuk menjadi lebih baik.
sungguh, bagiku engkau hidup, sekarang dan selamanya mom :)"

my quotes for my soul ..

"pendewasaan adalah proses panjang untuk mencapai suatu titik dimana kita bisa menghargai hidup dengan kebaikan. Dan jalannya, berusaha mencapai titik itu dengan lebih mengenal Dia dan mengerti keinginan-Nya" -dii-


"God only knows, all of which are stored neatly in the heart & my mind" -dii-


"ingin membuatt segalanya menjadii sederhana, tdk ada senang berlebihan apalagii sedih berlebihan"
 -dii-


"tidak ada yang paling mengenal & mengerti diri kita, selain Allah dan diri sendiri . jujurlah pada keduanya" -dii-


"sebesar apapun ketidaksukaan kita terhadap suatu hal yg terjadi, someday, kita pasti akan bsyukur karna Allah sudah   menghendaki hal itu terjadi pada diri kita" -dii-

sungguh, aku malu pada-Mu..

ya Allah,aku malu pada-Mu..

disetiap nafasku, Engkau selalu memperhatikanku, tapi aku sering lupa akan keberadaan-Mu..

setiap udara yg berhembus, menggambarkan rasa cinta-Mu padaku. tp aku sering mencintai yg lain melebihi cintaku kpd-Mu..

setiap air yg mengalir, menandakan tiada pernah henti Engkau melimpahkan rahmat dan berkah-Mu padaku, tp aku sering mencurahkan hariku bukan untuk-Mu..

Engkau berikan semuanya diri yg tdk pernah bersyukur ini,

Engkau kasihi diri yg jarang mengingat-Mu ini,

Engkau sayangi jiwa yg sering mengeluh akan pemberian-Mu ini,

Engkau tdk pernah meninggalkan akuu sendirian..

ya Allah, sungguh aku malu pada-Mu..

Ampuni akuu..
ampuni diri yg teramat hina ini,
Ampuni diri yg tdk akan mungkin pernah membalas semua pemberian-Mu,

Ampuniii aku yaa Allah..

jenuh

mengartikan kejenuhan ini,seperti siap memeledakan pikiran. .

berusaha terlihat tegar, seolah hati bagai batu karang. .

hanya tak ingin memperlihatkan reruntuhan perasaan, tak apa ku korbankan air mata. .

seakan tak ada lagi yang mungkin mengerti, jelas akan kuarungi hidup yang paradoks ini . kesepian ditengah keramaian.