mengartikan kejenuhan ini,seperti siap memeledakan pikiran. .
berusaha terlihat tegar, seolah hati bagai batu karang. .
hanya tak ingin memperlihatkan reruntuhan perasaan, tak apa ku korbankan air mata. .
seakan tak ada lagi yang mungkin mengerti, jelas akan kuarungi hidup yang paradoks ini . kesepian ditengah keramaian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar