Allah menjamin setiap rejeki manusia...
bahwa Dia tidak akan mencabut nyawa hambaNya melainkan sudah habis rejeki yang telah ditentukan atas hamba tsb.
Lalu, mengapa aku harus meragu akan janji Allah? bukankah aku melihat burung di alam bebas tak pernah mati kelaparan. Mereka pergi pagi hari dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.
Mereka berterbangan.. mereka mencarii karuniaa.. merekaa berusaha.. mereka tak mau berdiam diri di sarang.
Begitu pula seharusnya aku pabila meyakini;
“Allah tidak mengubah kondisi suatu kaum sampai mereka mengubahnya sendiri” ( QS Al-Ra`d :11)
Dan dalam setiap kepakan sayap mereka adalah tasbih.. tak henti mereka mengingat-Nya. Berdzikir hingga sampai di tempat mereka menjemput rejeki dari Sang Maha Pemberi.
"Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) shalat dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan." (QS. Annuur : 41)
Huf! sungguh, tak seharusnya aku khawatir... hai diri! tancapkan pada jiwamu, keyakinan utuh akan janji-Nya. karna tak pernah sekalipun Dia ingkari janji:
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung” (QS Al-Jumu’ah : 10)
sincerely
itsnotetomyself
19 November 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar