Bismillahirahmanirrahim, Tak ada satu kalimat yang terangkai tanpa ijin-Nya. Tak ada makna yang tertuang bila tulisan tak menyertai-Nya. Maka, segala nikmat serta manfaat dari tulisan adalah kuasa-Nya. Menakdirkan jari jemari menari, merangkai kata, menyusur kalimat--In Syaa Allah--menjadi pengingat.. (sincerely, note to myself)
Senin, 13 Januari 2014
Ini tentang rasa..
Allah sematkan rasa di hati.. yang insan sebut cinta
Banyak yang berucap cinta itu fitrah, anugerah terindah dari Sang Maha Cinta
Namun, ada yang tak boleh dilupa, bahwa Dia tak ingin cinta salah arah
Jangan lelah menela'ah, kemana cinta kan terbawa... Apakah cinta tumbuh sebagai berkah, atau justru menjadi musibah?
Sungguh hanya Allah Dzat penentu..
Tapi perilaku dapat menjadi pemicu.
Memang, cinta hadir tanpa ijin lebih dahulu,
Ia muncul seiring rindu yang membelenggu..
Saat nurani tersemat cinta, tak pelak rasa resah beriring takut ikut menyapa.
Ada keresahan tentang waktu yang datang belum pada saatnya...
Ada ketakutan tentang mendua perhatian pada-Nya...
Iringilah dengan diam, sampai yakin bahwa waktu tepat telah Allah sediakan..
Biarkanlah tetap disimpan, sampai lahir batin mampu berucap Lillahi Ta'ala..
Ini akan menjadi rahasia, sampai kita ikhlas menjadikan doa sebagai perantara..
Ketahuilah, ini bukan menutup pintu, hanya memberi waktu..
Wahai calon imam.. jangan engkau datang selain datang atas nama-Nya..
Datanglah jika kau telah sampai di titik siap mengetuk pintu.. memintaku tuk bersatu..
Bismillahirrahmanirrahim,
"Yaa Allah, Karuniakanlah kepada kami pasangan yang dapat menjadi sahabat kami dalam urusan agama, dunia, dan akhirat,"
Aamiiin Ya Robbal'alamiin
Wallahu a'lam bish-shawabi.
*sincerely, its note to Myself*
-dii-
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar