Bismillahirahmanirrahim, Tak ada satu kalimat yang terangkai tanpa ijin-Nya. Tak ada makna yang tertuang bila tulisan tak menyertai-Nya. Maka, segala nikmat serta manfaat dari tulisan adalah kuasa-Nya. Menakdirkan jari jemari menari, merangkai kata, menyusur kalimat--In Syaa Allah--menjadi pengingat.. (sincerely, note to myself)
Selasa, 07 Januari 2014
Rindu (Doa) Bertemu
“Aku rindu..dan aku ingin bertemu,”
Kalimat yang tak asing di telingaku.
Entah mengapa kata rindu kerap disandingkan dengan kata bertemu.
Berjumpa selalu dijadikan obat penyembuh kerinduan.
Tak pelak hati bergejolak bila rindu datang tanpa sua dikemudian.
Dan kebanyakan, amarah menyambar ketika rindu tak dibarengi dengan pertemuan.
Memang! Sering kita lupa; bahwa ada rindu yang tak harus bertemu; bahwa ada rindu yang tak memerlukan perjumpaan; bahwa ada rindu yang indah bila terbalut kesunyian..
..itulah rindu yang tersanding dalam doa.
Perlahan aku coba memaknai rindu semacam itu.
Ada rindu di dalam doa. Ada doa di dalam diam.
Kerinduan yang tersimpan rapih.
Rindu yang tak mendatangkan kegelisahan.
Rindu yang justru memberi ketenangan.
Itu lah kerinduan kepada Allah & Rosul..
Tak perlu bertemu dulu untuk merindu kepada Sang Pemilik & Suri Tauladan..
Semoga Allah ridhoi kita memiliki rasa rindu berjumpa pada-Nya dan kekasih-Nya..
Dan... khusus aku.. rindu terbalut doa juga ku persembahkan untuk alm. mamaku..
Wallahu a'lam bish-shawabi.
*sincerely, its note to Myself*
-dii-
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar